Sabtu, 28 Juni 2014

Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan


Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yg paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya. Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Ketahuilah, Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal-alamin.
Wahai manusia, barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan khotbahnya, “Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air.”)
Wahai manusia, siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini, ia akan berhasil melewati Sirathal Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain. Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.” (Aku –Ali bin Abi Thalib yang meriwayatkan hadits ini– berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi, “Ya Abal Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.) Sumber:dakwatuna

Selamat Menunaikan Ibadah Shaum {SAB}

Jumat, 30 Mei 2014

7 Contoh Kebaikan Dalam Uang ( Manusia Berkualitas )

Manusia dan uang memiliki hubungan yang luar biasa. Uang itu sendiri sebenarnya tidak ada harganya. Sebagian besar mata uang moderen tidaklah lebih dari sebatas tinta dan kertas. Satu-satunya nilai sesungguhnya dari uang terletak pada kebaikan yang Anda amalkan dengan uang itu.
Perhatikan contoh berikut:

1. Mobil yang diparkir di halaman rumah, sebenarnya hanya memiliki nilai dasar, karena dengan berjalannya waktu, mobil itu akan menjadi rongsok. Namun saat Anda mengendarai mobil itu untuk pulang pergi kerja, mobil itu berperan sebagai kunci penting dalam usaha Anda mencari nafkah untuk keluarga Anda. Saat Anda mengendarai mobil itu untuk mengantar jemput anggota keluarga ke sekolah dan kegiatan rekreasi, maka mobil itu mempunyai peranan penting dalam mengembangkan kesehatan mental dan fisik keluarga Anda secara keseluruhan. Pada kenyataannya, mobil tidaklah lebih dari sarana transportasi yang bisa mengantarkan Anda dari satu tempat ke tempat lainnya. Dalam hal ini, mobil Dodge keluaran tahun 1998
dengan mobil sedan Lexus keluaran tahun 2013 memiliki fungsi sarana transportasi yang sama. 

2. Rumah kecil sederhana di lingkungan yang aman di mana anak-anak dapat bermain di luar dengan anak-anak tetangga mereka, dapat memberikan sarana tempat tinggal nyaman, yang sama persis - atau bahkan lebih baik dari rumah istana yang besarnya berkali-kali lipat yang terletak di daerah perumahan orang kaya. 

3. Meluangkan waktu untuk menjadi sukarelawan sebagai pelatih untuk tim sepak bola atau sebagai pelatih kegiatan pramuka, mungkin jauh lebih berharga bagi anak- anak Anda dan lingkungan sekitar Anda di bandingkan banyaknya uang yang Anda miliki. 

4. Mengajar anak-anak Anda melalui contoh pribadi dengan meluangkan waktu dan uang untuk tujuan mulia akan memiliki dampak yang jauh lebih besar bagi mereka dan masyarakat sekitar dibandingkan dengan mengajar anak-anak Anda untuk "maju" secara duniawi. Ajarlah anak-anak agar mereka tahu bahwa uang bukanlah segalanya dalam hidup ini. Uang hanyalah sebuah sarana untuk mencapai suatu tujuan. 

5. Kita tidak butuh banyak uang untuk menyediakan makan malam bagi tetangga yang baru saja menjalani operasi; yang kita butuhkan hanyalah toleransi antara para penduduk dan masyarakat sekitar. 

6. Anda tidak perlu menjadi seorang Bill Gates untuk memiliki dampak pada dunia, tetapi jika Anda mengukur kekayaan dengan angka, Anda akan mempunyai kesempatan yang sangat besar untuk membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik. (Bill Gates telah menyumbang miliaran dolar karna dia telah berjanji untuk menyumbangkan 95 persen dari kekayaannya). 

7. Di dunia ini hampir ada 1 miliar orang yang kelaparan. Anda tidak bisa menolong mereka semuanya sendirian, tetapi jika setiap keluarga di dunia ini berusaha untuk menolong satu orang saja, maka tidak akan ada satupun orang yang kelaparan. 

Anda dapat memilih warisan macam apakah yang ingin Anda tinggalkan di dunia ini. Anda dapat menentukan pribadi macam apa Anda sebenarnya dan bagaimana Anda ingin diingat saat anda meninggalkan kehidupan ini. Anda dapat membantu pasangan Anda dan anak-anak Anda menjadi orang yang akan diingat karena amal kebaikan mereka. Ingatlah, uang hanya berharga jika kita amalkan untuk kebaikan. Peninggalan macam apakah yang ingin Anda wariskan untuk keluarga Anda? Sumber:keluarga.com

Kamis, 30 Januari 2014

Gong Xi Fa Chai 2565

Segenap Karyawan Bandung Reklame ( SAB Group ) , Mengucapkan :
Gong Xi Fa Chai 2565, Selamat Hari Raya Imlek 2014 
Wish You All The Best, Good Healt & Succes Always 

**Signboard Advertising Bandung**



SEKILAS TENTANG IMLEK DI INDONESIA
Bagi orang orang turunan China zaman dahulu di era Orde Baru yang hidup di Indonesia, sepertinya mempunyai kepuasan tersendiri, karena mereka bisa membandingkan kondisi zaman Orde Baru dengan Zaman sekarang Repormasi dikala mendekati Perayaan Hari Raya Imlek (Gong Xi Patcai ).Ramainya pernak pernik Imlek yang di jual seperti lampion, bunga Meihua, Angpao yang dipajang disepanjang pertokoan maupun di mall di kota kota besar terlihat megah.

Tahun 1965-an dimasa Orde Baru hingga di penghujung tahun 1980-an menjelang masuknya zaman repormasi, perayaan Imlek tidak semeriah dan seramai sekarang ini. Dijaman Orde Baru perayaan Imlek hanya di rayakan keluarga turunan China yang ada di Indonesia layaknya seperti terbatas dan setengah tertutup. Perayaan Imlek zaman itu tidak di meriahkan dengan Barongsai , tidak ada kembang api, atau lampion dan hiasan pernak pernik Imlek terpasang dirumah rumah maupun di pertokoan dan mall-mall dikota besar.

Sekololahpun tidak diliburkan, meskipun disekolah itu ada anak anak turunan China yang menuntut Ilmu disekolah itu. Hanya ada kebijakan sekolah khusus bagi siswa yang akan merayakan Imlek mereka di beri izin untuk libur selama tiga hari. Begitu juga dengan perkantoran pemerintah maupun swasta juga tidak mencantumkan hari libur pada saat perayaan Imlek. Termasuk perusahaan perusahaan, juga tidak meliburkan kariyawannya. Hanya memberi izin untuk libur tiga hari bagi kariyawannya yang kebetulan turunan etnis China yang akam merayakan Imlek.

Begitulah suasananya perayaan Imlek di jamannya Orde Baru. Ketatnya peraturan pemerintah yang di terapkan pada zaman itu membuat perayaan Imlek menjadi agak tertutup. Perayaan Imlek dirayakan hanya sebatas di lingkungan keluarga dari rumah kerumah saling datang mendatangi. Kemudian melakukan ritual Imlek di vihara. Setelah itu tiga hari berlalu bagi mereka yang sekolah kembali kebangku sekolah dan bagi mereka yang bekerja di perkantoran dan perusahaan kembali beraktifitas. Sepertinya Imlek di lalui tanpa kesan. Begitulah dari tahun ketahun dimasa Orde Baru.

Sekarang di zaman repormasi, perayaan Tahun Baru imlek di rayakan dengan cukup meriah bagi kalangan etnis China di Indonesia. Perayaan Imlek sekarang dapat di rayakan dimana saja dengan secara bebas. Imlek sekarang tidak lagi membatasi warga turunan China untuk merayakannya. Makanya perayaan Imlek sakarang di isi dengan berbagai acara, mulai dari acara kecil kecilan dipedesaan, sampai acara besar dan meriah di kota kota besar yang ada di Indonesia. Ada artis yang di datangkan dari luar negeri, ada Barongsai keliling yang di arak sepanjang jalanan, ada petasan dan kembang api yang menghiasi udara di malam Imlek. Bahkan Pemerintah menjadikan Tahun baru Imlek sebagai hari libur nasional.

Sekolah perkantoran dan perusahaan perusahaan, Negeri maupun sewasta, tidak lagi memberikan kebijaksanaan sendiri sendiri bagi siswa, pegawai dan kariyawan untuk libur pada hari Raya Imlek. Tapi melainkan sudah diatur oleh pemerintah dengan menjadikan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur Nasional.

Adanya kebebasan yang di berikan oleh Pemerintah bagi ummat yang merayakan Tahun Baru Imlek, tidak lagi menjadi diskriminasi bagi kaum minoritas yang tinggal di Indonesia untuk menjalankan ibadah agamanya. Persamaan hak hak bagi setiap rakyat di negeri ini tidak lagi membelenggu setiap ummat yang minoritas melaksanakan kemeriahan acara acara agamanya. Perayaan Imlek sekarang sudah sama dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri (lebaran) bagi Ummat yang beragama Islam, Natal dan Tahun Baru bagi ummat yang beragama Kristiani.

Kalau menjelang Lebaran, Natal dan Tahun Baru, ada istilah Mudik (pulang kampung) dan pada saat ini warga etnis turunan China juga melakukan hal yang sama pada saat perayaan Tahun Baru imlek. Mereka sudah tidak takut lagi untuk pulang kampung secara berbondong bondong. Perusahaan transportasi, dan Pemerintah juga sibuk menyiapkan alat transportasi seperti kenderaan umum, bus, kereta api, pesawat udara dan laut juga di siapkan untuk mengantisipiasi lonjakan mudik disaat menjelang datangnya perayaan tahun baru Imlek dan sesudahnya. Pendek kata perayaan Tahun Baru Imlek itu sudah sama kebebasannya dengan perayaan lebaran , Natal dan Tahun Baru.

Yang Tidak berobah :

Walaupun perayaan Tahun Baru Imlek banyak yang berobah dalam merayakannya, namun dalam pelaksanaan ritualnya tetap tidak berobah. Tradisi memberi dan menerima Angpao, kue keranjang (kue bakul) memakai baju baru, sembayang divihara dan kunjung mengunjungi sanak saudara di mana yang muda mengunjungi yang tua, dalam setiap perayaan Imlek dari dahulu dan sampai sekarang tradisi itu tetap tidak berobah, dan sampai kapanpun tradisi ini tetap akan mereka pertahankan.

Menurut teman penulis yang warga turunan etnis China mengatakan, pemberian Angpao, kue keranjang hal ini sudah mentradisi dari leluhur mereka. Baik sewaktu zaman dahulu kala di negeri Tirai Bambu maupun di Indonesia. Tradisi memberi dan menerima ini sebenarnya bukan saja di lakukan oleh ummat Budha yang sedang merayakan Tahun baru Imlek, tapi juga di lakukan oleh ummat agama lain di Indonesia. Seperti ummat Islam ketika merayakan Idul Fitri juga melakukan pemberian uang kepada anak anaknya serta sanak sauadaranya.

Berbicara mengenai Angpao (amplop merah berisi uang) bagi kaum Tiohoa mempunyai makna tersendiri. Angpao berwarna merah pertanda sukacita atau kebahagiaan, sedangkan warna putih melambangkan dukacita. Berbagi Angpao pada perayaan Tahun Baru Imlek menjadi symbol berbagai berkat dan rasa suka cita kepada orang lain.

Angpao pada zaman dahulu tidak banyak ragam jenisnya, tidak ada gambarnya, walaupun sebenarnya warna dan gambar tidak menjadi masalah, yang penting adalah makna dari symbol berbagi yang ada pada tradisi pemberian Angpao sekalipun bahwa isi Angpao itu tidak tergantung dari besar kecilnya uang yang ada di dalam. Sekarang bentuk Angpao itu beragam warna dan gambar. Mulai dari gambar hewan yang melambangkan Tahun baru Imlek yang di rayakan, sampai kepada lambang percintaan bagi kaula muda. Dan harganya juga berpariasi.

Berbagi Angpao dalam perayaan Imlek bukan hanya kepada anak anak, tapi juga kepada remaja dan orang tua atu yang lebih dituakan. Dan yang uniknya sekalipun anaknya itu sudah berkeluarga, sang orang tua juga memberi Angpao kepada anaknya dan menantunya serta cucu cucunya jika anaknya itu sudah punya anak. Karena dalam tradisi leluhur warga turunan China pemberian Angpao tersebut sebagai bekal kesuksesan yang di berikan untuk anak anaknya memasuki tahun yang baru.

Selain saling memberi Angpao yang di lakukan setiap perayaan Tahun Baru imlek, Angpao juga identic dengan buah jeruk. Banyaknya buah jeruk di rumah juga merupakan tradisi dalam perayaan Imlek. Kulit jeruk yang mendekati warna emas menjadi lambang keberuntungan. Sehingga berbagi jeruk menjelang Imlek menjadi lambang berbagai keberuntungan ditahun yang baru.

Makna Imlek :

Hari Raya Imlek bagi warga Turunan China mempunyai makna yang sacral. Sama seperti Idul Fitri bagi Ummat yang beragama Islam. Imlek di jadikan sebagai perekat silaturahmi antara tetangga baik itu yang bukan merayakannya maupun yang sedang merayakannya. Mempererat hubungan keluarga dan sanak saudara. Karena pada hari pertama Imlek di gunakan untuk berkumpulnya keluarga. Selain itu para orang tua dan yang dituakan pada hari pertama Imlek akan tetap diam dirumah menunggu yang muda muda mengunjunginya. Setelah itu, beberapa hari setelah Imlek dirayakan, barulah yang yang tua tua ini berpergian mendatangi saudara kerabat dan handai tolan lainnya yang lebih tua dari dia. Begitulah seterusnya sampai perayaan Imlek berakhir.

Perayaan Imlek biasanya dirayakan pada tanggal 15 bulan 1 pada penanggalan Imlek. Untuk Tahun ini di Indonesia perayaan Hari Raya imlek dilaksanakan pada tanggal 31 Januari 2014. Suasana Imlek itu sudah mulai terlihat sepuluh hari menjelang dilakasanakannya Perayaan Hari Raya Imlek itu. Pernak pernik Imlek mulai terlihat menghiasi toko toko dan mall mall yang ada di kota kota besar di Indonesia. Bahkan berbagai acara untuk menyambut datangnya Tahun Baru Imlek itupun sudah mulai digelar dengan cukup meriah. Inilah bedanya Imlek dijaman Orde Baru dengan zaman Reformasi. Imlek dizaman Reformasi cukup meriah dan bebas dalam merayakannya. Sumber 

Rabu, 29 Januari 2014

Available Outdoor 2014 Tol Bandung

Beberapa titik billboard dengan ukuran 5m x 10m & 6m x 12m available serta bando 2m x 25m di area tol dan luar tol Padalarang hingga Cileunyi kami hadirkan untuk anda yang ingin melebarkan usaha atau sekedar branding di area billboard milik kami. Untuk pemesanan lokasi , silahkan kirim permiintaan anda melalui email: bandungreklame@gmail.com . Call marketing kami jika anda memerlukan jawaban secepatnya ke 0817-62-4455

Sabtu, 25 Januari 2014

Mengenal Lebih Dekat Agung Podomoro Group & Mega Proyek di Bandung

Agung Podomoro Group (APG) didirikan pada tahun 1969 oleh (alm.) Bapak Anton Haliman. Proyek pertamanya adalah kompleks perumahan d kawasan Simprug, Jakarta Selatan yang selesai dibangun pada tahun 1973. Pada tahun yang sama, APG menjadi pelopor konsep real estat dengan memulai proyek di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
Mewujudkan visi, APG membangun kompleks perumahan dengan fasilitas lengkap untuk para penghuninya, seperti sekolah, pusat rekreasi, tempat ibadah, rumah sakit, dan pasar. Kemudian, grup mulai melebarkan usahanya dengan menggandeng beberapa perusahaan. Kini bisnis properti grup terdiri dari kompleks perumahan, pergudangan, dan industri. Pada tahun 1986, kepemimpinan perusahaan diserahkan kepada Trihatma Kusuma Haliman, yang segera mengambil alih PT. Indofica Housing yang memiliki lahan di kawasan Sunter. Perusahaan ini kemudian sukses menambahkan pengembangan seluas 17 hektar sebagai bagian dari pengembangan sebelumnya seluas 500 hektar, menjadikan Sunter sebagai salah satu kawasan eksklusif di Jakarta Utara. Proyek ini juga menjadi salah satu pencapaian yang luar biasa untuk pengembangan real estat di Jakarta.
Pada periode krisis keuangan yang melanda Indonesia di tahun 1997, ketika banyak usaha mengalami kesulitan, Agung Podomoro berhasil melaluinya berkat strategi yang diambil oleh manajemen atas grup ini, seperti keputusan krusial untuk membayar sebagian besar hutang APG pada awal 1997, mengesampingkan devaluasi mata uang, dan memperkenalkan kebijakan uang ketat. Pengalaman dari Bapak Trihatma saat mengatasi kesulitan dalam krisis Pertamina di tahun 1974 memberikan kepercayaan diri dan sikap yang tepat dalam grup untuk menghadapi situasi ini.
APG kemudian memandang krisis 1997 sebagai tantangan dan kesempatan yang sangat baik. Dengan kecermatan melihat perubahan pasar, APG menemukan potensi besar di pasar. Salah satunya adalah kebutuhan untuk tempat tinggal di tengah kota. Langkah pertama yang dilakukan adalah membeli lahan dari BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) dan juga properti yang dimiliki pengembang-pengembang yang tekena dampak yang cukup berat dari krisis.
Sebenarnya, semenjak tahun 1995 APG telah menjalankan proyek-proyek yang dibangun dengan konsep yang mirip dan kesadaran akan keterbatasan lahan di kota. Pembangunan Menteng Executive Apartment memberikan pilihan bagi masyarakat untuk tinggal di kawasan kolektif yang berlokasi di daerah suburban kota dan menjadi sebuah terobosan dalam pengembangan real estat. Sukses dengan proyek di Menteng, pada tahun 2000 dan selanjutnya, APG mulai berfokus pada pembangunan apartemen. Hingga tahun 2012, Agung Podomoro Group telah menyelesaikan 16 apartemen, 15 kawasan hunian, dan 16 kawasan komersial mixed-use. Sertifikat ISO 9001 untuk Menteng Executive Apartment dan Bukit Gading Mediterania di Kelapa Gading adalah sebuah pernyataan akan kapabilitas dan komitmen manajemen APG yang profesional terhadap para pemegang saham-nya.


PROYEK AGUNG PODOMORO DI BANDUNG

1. Parahyangan Residences 
Nikmati pemandangan indah, rasakan hembusan udara segar kawasan Bandung Utara dari Parahyangan Residence. Pengembangan hunian vertikal ini memberikan akses mudah ke berbagai pusat perbelanjaan tujuan kuliner, universitas - universitas ternama di kota ini dan juga Gunung Tangkuban Parahu.
Merupakan sebuah tempat tinggal istimewa yang memanjakan anda dengan berbagai fasilitas terbaik seperti infinity pool, pemandangan alam, kafe dan restoran, jogging hill track, amfiteater, dan rooftop garden yang dibuat bagi kalangan yang ingin mendapatkan kehidupan green yang luar biasa.  
Lokasi : Jl. Ciumbuleuit No. 125 Bandung 40141, Indonesia
No Telp : 022 - 820 656 88
Website : www.parahyanganresidences.com 


2. Pullman Bandung City Center 
Terletak di pusat kota Bandung, Jalan Diponegoro dan Jalan Surapati , Agung Podomoro Land (MCOR) sedang mengembangkan sebuah proyek yang disebut Pullman pusat kota Bandung. MCOR akan mengembangkan sekitar 1,9 hektar lahan ke fasilitas MICE (pertemuan, insentif, konfrensi dan pameran) termasuk sekitar 300 kamar hotel bintang lima, pusat konvensi, ballroom, ruang pertemuan dan area pertokoan retail.  


3. Proyek 1000 Rumah  
Proyek perumahan 1000 unit di wilayah Bandung Selatan dengan luas lahan 27 hektar yang akan dibandrol dengan harga 200 - 500 juta ini rencananya akan dipasarkan pada kuartal III Tahun 2014.  



**SAB Group**

Rabu, 04 Desember 2013

Asita Jabar Targetkan 2 Juta Wisatawan Ke Bandung



Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Jabar menargetkan kedatangan 2 juta wisatawan asal Malaysia ke Bandung per tahun. Hal tersebut  menyusul beroperasinya Express Air dengan rute Bandung-Pontianak-Kuching mulai Oktober mendatang. Express Air akan terbang tiga kali sepekan yakni pada Senin, Jumat, dan Minggu. "Target itu tergantung seberapa besar kami meraih wisatawan dari Kuching (Malaysia) ke Bandung. Minimal 80 persen atau sekitar 100 turis tiap penerbangan," kata Sekretaris DPD Asita Jabar, Nicolaus Lumanauw, di Hotel Aston Pasteur, Bandung.
Sekali penerbangan pesawat tipe Boeing 737 itu mampu membawa 160 penumpang. Ia mengatakan Malaysia bagian timur perlu digarap karena potensinya wisatawannya tinggi. Usaha Asita ini ditopang melalui kerja sama mutualisme dengan Sarawak Tourism Promotion Board. Nicolaus menyebutkan, saat ini sekitar 250 turis asal Negeri Jiran tersebut setiap hari datang ke Bandung.
Wisatawan itu datang ke Bandung melalui empat kali penerbangan Air Asia, Bandung-Kuala Lumpur. Empat penerbangan Air Asia itu, sebagai bukti kehadiran wisatawan asal Malaysia meningkat setiap tahun. Asita juga menargetkan kerja sama dengan Cina dan India sebagai pasar baru pariwisata. Selain itu, pada Januari 2014 Asita akan melakukan pemasaran di Utrech, Belanda.
Dalam mempromosikan Bandung, Asita menawarkan tiga keunggulan Kota Bandung. Satu di antaranya adalah pariwisata seperti angklung, heritage, dan industri kreatif. Sejak Juni lalu Unesco menetapkan Bandung sebagai satu di antara kota kreatif. Dua hal lain yang dipromosikan Asita adalah kota Bandung dan wisatawannya.
Asita juga bekerja sama dengan Badan Promosi Kota Bandung. Nicolaus optimistis promosi itu berjalan lancar apalagi Kota Bandung menjadi anggota World Tourism City Federation (WTCF, Federasi Kota Pariwisata Dunia). "Kota Bandung sah jadi anggota WTCF pada 13 September lalu di Beijing, Cina," kata pria itu.
Nicolaus mengharapkan pemerintah Kota Bandung meningkatkan sektor pariwisata apalagi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung diperoleh dari sektor ini. Berdasarkan data Pusat Badan Statistik Jabar, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jabar sebagian besar didominasi warga Malaysia dan Singapura. Sumber:TribunNews

**SignboardAd**

Minggu, 01 Desember 2013

Asmaul Husna


99 Nama Allah SWT / Asmaul Husna

 Di dalam kitab suci Al-Qur'an Allah SWT disebut juga dengan nama-nama sebutan yang berjumlah 99 nama yang masing-masing memiliki arti definisi / pengertian yang bersifat baik, agung dan bagus. Secara ringkas dan sederhana Asmaul Husna adalah sembilanpuluhsembilan nama baik Allah SWT.

 Firman Allah SWT dalam surat Al-Araf ayat 180 :

 "Allah mempunyai asmaul husna, maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asmaul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-namaNya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan".

 Berikut ini adalah 99 nama Allah SWT beserta artinya :
 1. Ar-Rahman (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah
 2. Ar-Rahim (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi
 3. Al-Malik (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung
 4. Al-Quddus (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci
 5. Al-Salam (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat Sejahtera
 6. Al-Mu'min (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan
 7. Al-Muhaimin (Al Muhaimin) Artinya Yang Maha Pengawal serta Pengawas
 8. Al-Aziz (Al Aziz) Artinya Yang Maha Berkuasa
 9. Al-Jabbar (Al Jabbar) Artinya Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya
 10. Al-Mutakabbir (Al Mutakabbir) Artinya Yang Melengkapi Segala kebesaranNya
 11. Al-Khaliq (Al Khaliq) Artinya Yang Maha Pencipta
 12. Al-Bari (Al Bari) Artinya Yang Maha Menjadikan
 13. Al-Musawwir (Al Musawwir) Artinya Yang Maha Pembentuk
 14. Al-Ghaffar (Al Ghaffar) Artinya Yang Maha Pengampun
 15. Al-Qahhar (Al Qahhar) Artinya Yang Maha Perkasa
 16. Al-Wahhab (Al Wahhab) Artinya Yang Maha Penganugerah
 17. Al-Razzaq (Al Razzaq) Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki
 18. Al-Fattah (Al Fattah) Artinya Yang Maha Pembuka
 19. Al-'Alim (Al Alim) Artinya Yang Maha Mengetahui
 20. Al-Qabidh (Al Qabidh) Artinya Yang Maha Pengekang
 21. Al-Basit (Al Basit) Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat
 22. Al-Khafidh (Al Khafidh) Artinya Yang Maha Perendah / Pengurang
 23. Ar-Rafi' (Ar Rafik) Artinya Yang Maha Peninggi
 24. Al-Mu'izz (Al Mu'izz) Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan
 25. Al-Muzill (Al Muzill) Artinya Yang Maha Menghina
 26. As-Sami' (As Sami) Artinya Yang Maha Mendengar
 27. Al-Basir (Al Basir) Artinya Yang Maha Melihat
 28. Al-Hakam (Al Hakam) Artinya Yang Maha Mengadili
 29. Al-'Adl (Al Adil) Artinya Yang Maha Adil
 30. Al-Latif (Al Latif) Artinya Yang Maha Lembut serta Halus
 31. Al-Khabir (Al Khabir) Artinya Yang Maha Mengetahui
 32. Al-Halim (Al Halim) Artinya Yang Maha Penyabar
 33. Al-'Azim (Al Azim) Artinya Yang Maha Agung
 34. Al-Ghafur (Al Ghafur) Artinya Yang Maha Pengampun
 35. Asy-Syakur (Asy Syakur) Artinya Yang Maha Bersyukur
 36. Al-'Aliy (Al Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
 37. Al-Kabir (Al Kabir) Artinya Yang Maha Besar
 38. Al-Hafiz (Al Hafiz) Artinya Yang Maha Memelihara
 39. Al-Muqit (Al Muqit) Artinya Yang Maha Menjaga
 40. Al-Hasib (Al Hasib) Artinya Yang Maha Penghitung
 41. Al-Jalil (Al Jalil) Artinya Yang Maha Besar serta Mulia
 42. Al-Karim (Al Karim) Artinya Yang Maha Pemurah
 43. Ar-Raqib (Ar Raqib) Artinya Yang Maha Waspada
 44. Al-Mujib (Al Mujib) Artinya Yang Maha Pengkabul
 45. Al-Wasi' (Al Wasik) Artinya Yang Maha Luas
 46. Al-Hakim (Al Hakim) Artinya Yang Maha Bijaksana
 47. Al-Wadud (Al Wadud) Artinya Yang Maha Penyayang
 48. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
 49. Al-Ba'ith (Al Baith) Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula
 50. Asy-Syahid (Asy Syahid) Artinya Yang Maha Menyaksikan
 51. Al-Haqq (Al Haqq) Artinya Yang Maha Benar
 52. Al-Wakil (Al Wakil) Artinya Yang Maha Pentadbir
 53. Al-Qawiy (Al Qawiy) Artinya Yang Maha Kuat
 54. Al-Matin (Al Matin) Artinya Yang Maha Teguh
 55. Al-Waliy (Al Waliy) Artinya Yang Maha Melindungi
 56. Al-Hamid (Al Hamid) Artinya Yang Maha Terpuji
 57. Al-Muhsi (Al Muhsi) Artinya Yang Maha Penghitung
 58. Al-Mubdi (Al Mubdi) Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal
 59. Al-Mu'id (Al Muid) Artinya Yang Maha Mengembali dan Memulihkan
 60. Al-Muhyi (Al Muhyi) Artinya Yang Maha Menghidupkan
 61. Al-Mumit (Al Mumit) Artinya Yang Mematikan
 62. Al-Hayy (Al Hayy) Artinya Yang Senantiasa Hidup
 63. Al-Qayyum (Al Qayyum) Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri
 64. Al-Wajid (Al Wajid) Artinya Yang Maha Penemu
 65. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
 66. Al-Wahid (Al Wahid) Artinya Yang Maha Esa
 67. Al-Ahad (Al Ahad) Artinya Yang Tunggal
 68. As-Samad (As Samad) Artinya Yang Menjadi Tumpuan
 69. Al-Qadir (Al Qadir) Artinya Yang Maha Berupaya
 70. Al-Muqtadir (Al Muqtadir) Artinya Yang Maha Berkuasa
 71. Al-Muqaddim (Al Muqaddim) Artinya Yang Maha Menyegera
 72. Al-Mu'akhkhir (Al Muakhir) Artinya Yang Maha Penangguh
 73. Al-Awwal (Al Awwal) Artinya Yang Pertama
 74. Al-Akhir (Al Akhir) Artinya Yang Akhir
 75. Az-Zahir (Az Zahir) Artinya Yang Zahir
 76. Al-Batin (Al Batin) Artinya Yang Batin
 77. Al-Wali (Al Wali) Artinya Yang Wali / Yang Memerintah
 78. Al-Muta'ali (Al Muta Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
 79. Al-Barr (Al Barr) Artinya Yang banyak membuat kebajikan
 80. At-Tawwab (At Tawwab) Artinya Yang Menerima Taubat
 81. Al-Muntaqim (Al Muntaqim) Artinya Yang Menghukum Yang Bersalah
 82. Al-'Afuw (Al Afuw) Artinya Yang Maha Pengampun
 83. Ar-Ra'uf (Ar Rauf) Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang
 84. Malik-ul-Mulk (Malikul Mulk) Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal
 85. Dzul-Jalal-Wal-Ikram (Dzul Jalal Wal Ikram) Artinya Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan
 86. Al-Muqsit (Al Muqsit) Artinya Yang Maha Saksama
 87. Al-Jami' (Al Jami) Artinya Yang Maha Pengumpul
 88. Al-Ghaniy (Al Ghaniy) Artinya Yang Maha Kaya Dan Lengkap
 89. Al-Mughni (Al Mughni) Artinya Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan
 90. Al-Mani' (Al Mani) Artinya Yang Maha Pencegah
 91. Al-Darr (Al Darr) Artinya Yang Mendatangkan Mudharat
 92. Al-Nafi' (Al Nafi) Artinya Yang Memberi Manfaat
 93. Al-Nur (Al Nur) Artinya Cahaya
 94. Al-Hadi (Al Hadi) Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk
 95. Al-Badi' (Al Badi) Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya
 96. Al-Baqi (Al Baqi) Artinya Yang Maha Kekal
 97. Al-Warith (Al Warith) Artinya Yang Maha Mewarisi
 98. Ar-Rasyid (Ar Rasyid) Artinya Yang Memimpin Kepada Kebenaran
 99. As-Sabur (As Sabur) Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar


**Signboard Advertising**